“Daripada gak makan a, jadi dari tempat sampah juga gak apa-apa.. Yang penting masih bisa dibersihkan” lirih Abah sambil memakan sisa roti yang ia temukan di tumpukkan sampah.
Sehari-hari, Abah berjalan kaki, menempuh jarak berpuluh kilometer, demi mengumpulkan rongsokan.
Namun sayangnya, kondisi tubuh Abah yang sudah kurus kering dan lemah itu membuat Abah tidak bisa berjalan cepat. Sampah-sampah rongsok itu habis dengan cepat disapu pemulung lainnya.
Alhasil, rongsok yang Abah kumpulkan tidak cukup untuk dijual. Abah sering tidak dapat uang meskipun sudah jalan jauh. Demi bertahan hidup, Abah rela makan makanan yang ia temukan di tempat sampah.
Di usia senjanya, Abah pun harus hidup sendirian tanpa seorang keluarga pun. Sudah lama Abah hidup sebatang kara sejak ditinggal istrinya meninggal.
Bahkan, setelah berjuang di jalanan, Abah hanya bisa beristirahat di gubuk kecil yang beralaskan tanah dan penuh dengan rongsokkan. Hidup Abah jauh dari kata aman dan nyaman.

Orang baik, Abah Ojat hanya ingin menikmati masa tuanya dengan tenang. Setidaknya tidak perlu berjalan jauh dan memakan makanan dari tempat sampah lagi. Yuk, kita ulurkan tangan kita untuk bantu Abah Ojat!
Bersama-sama, mari sisihkan sebagian rezeki yang kita miliki agar perut Abah bisa terisi dan di sisa usianya Abah bisa tersenyum dengan cara:
Klik tombol “Donasi”
Masukkan nominal Infak Sahabat
Masukkan data yang diperlukan
Klik tombol “Lanjutkan”
Pilih metode pembayaran (Kartu Kredit/Debit/Transfer Bank/Alfamart/GoPay/ShopeePay)
Klik tombol “Bayar Sekarang” dan selesaikan pembayaran
Ajak keluarga dan kerabat lainnya untuk share link ini via WhatsApp dan Facebook. InsyaAllah lewat kebaikan dari ajakan kita, Sahabat pun akan mendapatkan pahalanya.
Mari sampaikan kabar gembira dengan lebih dekat dan berdampak.
Disclaimer : Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi semua kebutuhan Abah Ojat. Selain itu akan digunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya dibawah naungan Yayasan Sahabat Beramal Jariyah.



