“Abah pernah ditipu orang pinjem uang dan dia kabur,” cerita Abah Kardi.
Abah Kardi (95) sampai saat ini masih semangat berjualan kerupuk demi kebutuhan sehari-hari. Beliau tinggal bersama kakaknya, Mak Damah (108) yang sudah sangat tua dan anaknya yang mengalami keterbelakangan mental sehingga tidak dapat bekerja.
Penghasilan Abah Kardi dalam sehari hanya mendapat 50 ribu, itu pun penghasilan kotor. Sedangkan penghasilan bersihnya berkisar hanya 20 ribu saja.
“Dulu Abah pernah ditabrak motor saat berjualan dan yang nabrak gak tanggung jawab. Padahal sepeda Abah sampe rusak dan dagangannya gak ada yang terjual satu pun,”
Pada saat Abah berjualan, terkadang ada yang memberi makanan maupun uang. Abah pun sesekali membagikan rezeki yang ia dapatkan kepada orang yang lebih membutuhkan seperti anak yatim atau jompo.
Abah seringkali mengalami pusing, sesak napas saat berjualan. Jika itu terjadi, Abah akan beristirahat sejenak sambil berteduh di pinggir jalan.
Abah Kardi pernah sampai tidak makan 2 hari karena dagangannya tak laku terjual sama sekali sehingga Abah tidak bisa membeli beras.
Jika dagangannya tak laku, Abah sering membagikan kerupuknya kepada tetangga atau orang lain karena tak mau dagangannya mubazir.
Harapan Abah Kardi jika memiliki modal, ia ingin merenovasi tempat tinggalnya yang bocor dan ingin menambah modal usahanya.
Rumahnya sering bocor jika terkena hujan bahkan hingga mengalami kebanjiran. Bila air di bendungan naik, rumahnya bisa kebanjiran hingga tingginya mencapai 1 meter.
Sahabat, mari bersama-sama kita ringankan beban keluarga Abah Kardi. Berapapun bantuan yang kamu berikan akan sangat berarti bagi Abah Kardi dan keluarga untuk melewati masa-masa sulit di hidupnya.
Klik "DONASI" dan berikan donasi terbaikmu.
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk bantuan kebutuhan pokok sehari-hari dan modal usaha untuk Abah Kardi. Donasi yang terkumpul lebih akan disalurkan untuk membantu penerima manfaat lain serta keberlangsungan program sosial kemanusiaan di bawah naungan Yayasan Sahabat Beramal Jariyah.



