“Pengen sekolah biar bisa wujudin cita-cita, bikin Ibu bangga, biar Ibu mau pulang lagi ke rumah!”
Sejak usia kandungan 6 bulan, Rais sudah terdeteksi akan lahir tanpa dianugerahi kedua tangannya. Dokter pun sudah memberi pilihan kepada sang Ibu, apakah ingin diselamatkan atau direlakan saja.
Ibu merasa waktu itu harus menyelamatkan buah hatinya tercinta karena Rais adalah titipan dari Tuhan untuknya.
Namun pilu nasib malaikat kecil ini, tak cukup kehilangan sang Ayah sejak lahir, ia pun harus ditinggal Ibu yang tidak kunjung pulang ke rumah.
Saat ini Rais hanya tinggal bersama nenek. Satu-satunya keluarga yang ia punya dan menyayanginya dengan tulus.
Meskipun keadaannya serba berketerbatasan, Rais bukanlah anak yang manja.
Rais bahkan bisa makan, minum dan belajar dibantu oleh kakinya. Ia bahkan kerap membantu sang nenek dengan berjualan jajanan keliling.
Rais sangat semangat dan giat belajar karena ia sangat ingin pergi bersekolah. Tidak peduli dengan anak-anak lain yang sering mengejeknya,
“Kata nenek, Rais harus kuat! Jangan dianggap serius omongan orang lain yang hina Rais!”
Ia sangat ingin mewujudkan cita-citanya demi membuat bangga keluarga kecilnya.
Kakak-kakak sahabat amal, yuk kita bantu mimpi Rais agar bisa terwujudkan dan bertemu kembali dengan Ibundanya tercinta!
Klik “DONASI” dan berikan donasi terbaikmu.
Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk kebutuhan pokok, pemberian modal usaha Ibu Rais dan biaya pendidikan Rais. Sebagian donasi juga akan digunakan untuk membantu penerima manfaat lain dibawah naungan Yayasan Sahabat Beramal Jariyah.



